Credits to

Powered by Blogger

Wednesday, April 05, 2006

Tak Perlu Kau Bersedih Sahabatku

Seorang sahabatku tadi malam meneleponku cukup lama. Hampir satu jam dia bercerita tentang masalah-masalah di kepaniteraan klinik, tempat-tempat gaul di Jakarta yang belum pernah ia kunjungi, dan mengenai seorang pria yang akhir-akhir ini telah merubah irama sirkadiannya. Selain itu, dia juga bercerita soal kepergiannya ke salon di daerah Rawamangun bersama dengan teman-teman satu grup lainnya seusai klinik Periodonti. Ada satu hal yang paling mengganggunya saat berbincang-bincang dengan teman-temanku di dalam mobil. Dia bercerita padaku bahwa topik yang diperbincangkan oleh teman-temanku adalah mengenai ’pasangan’ mereka masing-masing [kuberi tanda kutip pada kata tersebut karena mereka belum benar-benar sah menjadi pasangan].


”Iya Cha, masa’ tadi gw sebel banget deh, sepanjang perjalanan dari kampus ke salon yang diomongin anak-anak cuma seputar cowok-cowoknya aja gituh. Si D cerita soal si A, si E cerita soal si H, terus si D cerita soal Mas F, terus gw???gak bengong aja gitu dengerin mereka karena gak ada yang bisa gw ceritain, huhuhu sedih deh Cha.” Begitu kira-kira penggalan pembicaraannya denganku.



Mendengar pernyataannya tersebut aku tersenyum untuk kemudian menanggapinya. ”Kenapa kamu harus bersedih sayangku???seharusnya kamu bersyukur donk...tandanya Allah masih menjagamu dari hal-hal seperti itu.” Namun, kemudian dia membantahnya, ”Bukan gw gak bersykur Cha...cuma loe tau kan maksud gw???masih susah Cha ngilangin perasaan ini ke dia [pria yang telah menyatakan rasa sayang kepadanya].”



Sobatku, tak perlu kau bersedih bila belum datang seseorang untukmu. Bersyukurlah bahwa Allah masih melindungi hati dan dirimu dari seseorang yang mungkin memang tidak layak untuk mendapatkan kasih sayang dan perhatianmu untuk saat ini. Yakinlah bahwa skenario Allah adalah skenario yang paling indah dan yakinlah akan ada seseorang yang telah ditakdirkan Allah untukmu suatu saat nanti...seseorang yang tepat...di waktu yang tepat...Amin.

3 comments:

wasugi said...

yang perlu itu kau berbagi makanan.. laper neh.. heheh

Rho Mayda said...

setuju sama mba rosa. bener banget. siiip. ngga usa sedih, nanti yg datang pasti spesial ^^

Anonymous said...

Salam kenal juga.. Silakan klo mo di-link.. :D [http://gxpratama.net]