Credits to

Powered by Blogger

Wednesday, August 23, 2006

sedikit kesyukuran

Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan???”

Rabbana...telah dua puluh dua tahun tujuh bulan dua puluh tujuh hari ribuan detik sudah telah kunikmati udara yang disaring dalam alveoli tuk jalankan semua mekanisme menakjubkan dalam raga yang berselimut nista ini.


Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan???”

Rabbana...entah berapa ribu orang yang selama ini telah mengorbankan jiwa dan raganya agar butiran-butiran nasi beserta lauk pauknya itu dapat menyambangi rongga mulut yang sering bertutur tiada jujur.



Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan???”

Rabbana...di luar sana jutaan bayi dan anak-anak telah kehilangan kasih sayang kedua orang tuanya...mengemis cinta di lorong-lorong yang tak hiraukan izzah...sedangkan dengan masih berlimpahnya cinta dan kasih dari ayah bunda, kata ’ah’ acapkali terlontar dari mulutku.



Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan???”

Rabbana...banyak saudara-saudaraku yang tak bisa mengenakan seragam merah putih hingga bahkan rela menggantung dirinya lantaran tak mampu membayar uang sekolah...Innalillahi!!! Alhamdulillah, Allah masih memperkenankan seorang hamba yang bodoh tuk menuntut ilmu di salah satu universitas negeri di negeri Indonesia yang katanya hanya memiliki jumlah mahasiswa sebesar 2% dari total penduduk.



Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan???”

Rabbana...bagian tubuhku di Palestina sedang terkoyak-koyak akibat kezholiman zionis la’natullah! Khaibar khaibar ya yahud jaisyu Muhammad saufa ya'ud! Di sini…aku hanya sekedar menyaksikannya dari layar kaca... bahkan sekedar do’a pun terkadang lupa kukirimkan...Sungguh! Hanya sekedar do’a! Egoisnya diri ini hanya pikirkan hajat pribadi.



Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan???”

Rabbana...ada sebagian orang yang dikelilingi oleh orang-orang yang mungkin tak menyukainya atau bahkan ingin melakukan makar terhadapnya...orang-orang yang memiliki rasa benci...orang-orang yang memiliki rasa dengki. Namun diri yang dhaif ini sungguh dikelilingi oleh orang-orang hebat yang mencintainya...menyayanginya dengan tulus...setia menolongnya dengan kesigapan yang luar bisa...mengirimkan bait-bait indah penuh pengharapan dengan keikhlasan...



Alhamdulillah Ya Rabb...begitu sedikitnya hambaMu ini bersyukur...ampuni hamba Ya Rabb...jadikanlah aku hambaMu yang bersyukur dengan limpahan karuniaMu...

*dalam tetesan air mata yang tak kunjung surut....*

3 comments:

ARS CooL said...

Thx 4 reminder :)

Dimas said...

Fabiayi ala i robbikuma tukadziban

Penggalan surah Ar Rahman yg diulang sebanyak 31x itu cukup menyadarkan kita bahwa 4JJ1 Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, tetap istiqamah ya untuk mensyukuri nikmat 4JJ1 ?

--Dimas

Yon's Revolta said...

tetep bersyukur..semoga Allah melimpahkan lebih banyak lagi rizki