Credits to

Powered by Blogger

Wednesday, October 04, 2006

Putih

putih

terpanggil di balik guratan malam

merongrong sanubari berasa

kian menusuk sumsum

seolah meregang

kadang menyayat

sekali waktu menghujam

lain masa merintih

kadang jua mengibaskan semarak petir


sekiranya babak-babak itu

dimainkan oleh para pujangga

sejatinya berbuncah syair penuh ghadhab

lagi-lagi bicara tiap sajak yang berima

ada pantulan aura yang menyeruak


Ya!!!

namun Yang Maha Rahman tak sekedar

sajikan Deja Vu belaka

telurkan bait-bait

ibroh, ibroh, dan ibroh


saksikan

semua fase telah dikompilasi menjadi satu

dominasi keuletan

loyalitas Drupadi pada Pandawa

jenaka Nasrudin Hoja

kercerdasan seorang Einstein

dogma rasionalitas

hikayat bukit dan lembah yang

terbalut perasan sakus lakrimalis

lagi-lagi Dia tunjukkan kuasaNya


putih

lembaran itu telah bersih

dilumuri cercahan bening Kalamullah


putih

dan tawakkal

adalah jawabannya

...

1 comment:

Muhammad Azhar Hadi said...

Alhamdulillah, ternyata di Indonesia masih ada hamba Allaoh SWT yang seperti anda ya, salam kenal dari saya Muhammad Azhar Hadi, semoga Alloh SWT, selalu melindungi ukhti dan merahmati ukhti. Aaamiin.