Credits to

Powered by Blogger

Saturday, October 14, 2006

Sumpah Drg...Wujud Suatu Persembahan



· Saya akan membaktikan hidup saya guna kepentingan perikemanusiaan, terutama dalam bidang kesehatan

· Saya akan menjalankan tugas saya dengan sebaik-baiknya sesuai dengan martabat dan tradisi luhur jabatan Kedokteran Gigi

· Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui karena pekerjaan saya dan keilmuan saya sebagai Dokter Gigi

· Sekalipun diancam, saya tidak akan mempergunakan pengetahuan Kedokteran Gigi saya untuk sesuatu yang bertentangan dengan hukum perikemanusiaan

· Dalam menunaikan kewajiban saya, Saya akan berikhtiar sungguh-sungguh supaya tidak terpengaruh oleh pertimbangan keagamaan, kebangsaan, kesukuan, politik, kepartaian, atau kedudukan sosial

· Saya ikrarkan sumpah janji ini dengan sungguh-sungguh dan dengan penuh keinsyafan

Hari ini, 21 Ramadhan 1427 H, di bawah ayat-ayat suci yang dibawa 14 abad yang lampau, semesta telah menjadi saksi atas sebuah kesakralan sumpah yang telah diikrarkan. Sebuah sumpah yang bukan sekedar dilafalkan di bibir saja, tapi juga kan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak. Sungguh, gelar ini bukanlah untuk dibanggakan atau bahkan dipamerkan. Sejatinya, gelar ini adalah sebuah amanah dan tanggung jawab yang demikian berat baik di dunia maupun di akhirat.

Untuk itu gelar ini kupersembahkan kepada :

  1. ALLAH SWT

Ya Rabbana...sesungguhnya hanya karena pertolongan Engkaulah semuanya ini dapat tercapai, hanya karena cintaMu hamba yang dhaif ini dapat melalui perjalanan ini, dan hanya karena iradahMu aku diamanahi oleh gelar ini.

”Wamaa Khalaqtul Jinna wal Insa illa Liya’buduun”...Sesungguhnya Engkau tak menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaMu...

Untuk itu, jadikanlah tiap peluh dan perih yang kurasakan sebagai pemberat amalan di Yaumul Mizan kelak. Meski ku tahu, jannahMu tiada kan bisa dicicipi hanya dengan amalan-amalanku yang tiada berarti ini, kecuali dengan rahmat dan kasih sayangMu.

Untuk itu, rahmat dan ridhoMu-lah yang selalu kurindukan dalam tiap degup jantungku, dalam tiap hembusan nafasku, dan dalam tiap tetesan air mataku.


Kupersembahkan gelar ini sebagai tanda penghambaanku padaMu...

Kupersembahkan gelar ini sebagai cindera mata cintaku untukMu

Kupersembahkan gelar ini sebagai ungkapan pembuktian bahwa diriMu lah, Rabb Yang Maha Rahman lagi Maha Rahim, tiada daya dan upaya melainkan karena kekuatanMu...Sesungguhnya diri ini telah demikian nista, namun Engkau masih berkenan mengulurkan tanganMu agar ku dapat bangkit...


Ya Rabbana...hari ini di bawah untaian indah firman-firmanMu aku tlah bersumpah...aku menyadari bahwa diri ini hanyalah insan yang mudah khilaf, maka kumohon padaMu, tetapkanlah aku di jalanMu, kokohkanlah pijakan kakiku di bumiMu, dan jauhkanlah aku dari segala godaan syetan dan syahwat yang akan selalu menerjang dari berbagai arah...

Amin Ya Rabb


  1. Orang tuaku

Duhai Mama,

semasa ku masih berada dalam kepompongmu aku telah banyak demikian banyak menyusahkanmu...

setelah keluar melihat dunia, aku pun bertambah memberimu banyak kesusahan demi kesusahan, tak jarang ku keluarkan kata-kata kasar, ku banyak menuntut ini itu darimu, ku seringkali membuatmu khawatir, ku acapkali menyebabkanmu menangis

namun apa balasanmu padaku terhadap semuanya itu???

kau tetap merawatku demikian cemerlang penuh kasih sayang, melindungiku dari segala marabahaya yang coba mengancam, mendoakanku dalam tiap sujud-sujud panjangmu


Duhai Papa,

di darahku mengalir darahmu, pandangi wajahku di cermin laiknya ku memandang wajahmu...

saksikanlah...detik demi detik diri ini selalu saja membuatmu dirimu repot dengan keluh kesahku, uang sakuku, dan permintaan-permintaan lain yang tak terduga

dan apa reaksimu padaku terhadap hal-hal tersebut?

berapa juta peluh yang telah kau cucurkan agar ku tetap dapat bertahan di dunia ini??? berapa milyar rasa sayang yang kau curahkan agar ku selalu merasa bahagia dan tak sendiri??? berapa banyak untaian kemarahan yang kau tujukan karena semata-mata kau peduli dan begitu mencintaiku???


Mah...Pah...

Kupersembahkan gelar ini sebagai tanda bakti, hormat, dan cintaku pada kalian

Kupersembahkan gelar ini sebagai ikhtiarku tuk menggiring kalian berdua ke jannahNya karena dengan hadiah dari kalianlah aku dapat memeluk Islam, agama yang paling diridhoi oleh ALLAH SWT,

Selalu ku mohon padaNya agar kelak kita dipersatukan kembali sebagai satu keluarga yang utuh di jannahNya kelak

Amin Ya Rabb



  1. Seseorang yang akan menemaniku sepanjang hidup

Aku belum mengetahui siapa dirimu

Kapan kita kan dipertemukanNya

Di mana kau berada sekarang

Bagaimana kita akan dipersatukanNya

Sungguh, tiada petunjuk yang tlah datang kepadaku tuk mengabarkan semua itu

Namun aku yakin bahwa

engkau adalah karunia ALLAH yang paling indah untukku

engkau adalah seorang pria yang mampu membawaku ke jannahNya dengan selalu menjaga Dienku

engkau adalah seorang pria yang bisa membantuku tuk mewujudkan seluruh cita-citaku baik di dunia maupun di akhirat kelak

engkau adalah seorang pria yang berakhlak paling baik terhadap diriku

engkau adalah seorang pria yang mencintai diriku apa adanya

engkau adalah seorang pria yang paling berani membelaku dari segala ancaman yang menghadang

engkau adalah seorang pria dapat memanjakanku dengan kedewasaan yang kau miliki

engkau adalah seorang pria yang paling tampan di mata hati dan kepalaku


Kupersembahkan gelar ini untukmu sebagai kado termanis di hari terindah kita kelak

Kupersembahkan gelar ini sebagai infak di jalan perjuanganmu

Kupersembahkan gelar ini sebagai pondasi awal kita tuk bersama membangun sebuah peradaban

Semoga hanya karena ALLAH-lah kita saling mencintai dan mengasihi satu sama lain

Amin Ya Rabb


  1. Jundi-jundi yang akan lahir dari rahimku

Wahai jundi-jundi peradaban

yang lahir dari cinta kasih sepasang insan karena Rabbnya

kalian adalah jundi-jundi yang dapat mengajak kedua orang tuamu ke jannahNya

kalian adalah jundi-jundi yang selalu menegakkan panji-panji kebenaran di bumiNya

kalian adalah jundi-jundi yang menceriakan dan menyejukkan mata-mata yang mulai rabun karena usia

kalian adalah jundi-jundi yang mengalirkan sungai-sungai kesejukan di kala penat meregang jiwa

kalian adalah jundi-jundi yang menyanjungkan kebahagiaan tak terhingga bagi sepasang manusia yang akan renta nantinya


Kupersembahkan gelar ini sebagai semaian bibit eksotika nan elok di hari kelahiranmu kelak

Kupersembahkan gelar ini sebagai langkah agar kalian dapat meretas perjuangan di jalanNya

Semoga kalian dapat menjadi jundi-jundi yang selalu takut akan Rabbnya

Amin Ya Rabb

6 comments:

nazzh00 said...

Assalamualaikum ros,
gimana sih rasanya disumpah dokter? :D ingat, every power has its responsibility. btw, bisa periksa gigi gratis gak?

RoSa said...

wa'alaikumussalam wr wb...rasanya disumpah???mengharu biru :'(...mohon doanya semoga bisa selalu amanah...periksa sih bisa gratis, tapi kalo ada perawatan tetep bayar dunks ;)

kabul said...

acik acik... priksa gratis..., btw skarang dah 'sah' banget ya jd dokter gigina?.. emang klo dulu2 blom? :D

fathy said...

cieeeeeeehh....
sapa tuuu..."seseorang yang akan menemaniku sepanjang hidup"??? ;)
hayyooo...cerita..cerita..ceritaa.... kok gak bilang2 sih kalo lagi proses?!? :P *gosip banget deh indra*
kikikik...^_^

oke deh neng ocha..
smg amanah dengan tiap lembar ilmu yang telah dipelajari ya. aamiin.
kalo aku mah, yg penting periksa dan perawatan gigi gratis..tis..tis.. kagak pake bayar :D

Ridho said...

selamaaaatt... ya ocha.
selamat untuk segala perjuangan yang telah dicapai,
juga selamat berjuang untuk 6 bulan ke depan... (udah siap ga nge-blog selama itu cha?)
hehe...

Awan Diga Aristo said...

assalamu'alaikum wr wb...

nah, akhirnya, udah drg ya?? :p
selamat bu!!
semoga bisa menunaikan amanahnya dengan baik :)