Credits to

Powered by Blogger

Friday, November 03, 2006

Sembilu

malam itu

kurenggangkan hamparan dada ini

meretas tiap titian rasa yang berhilir mudik

mencambuknya satu persatu

menghempasnya ke Andromeda

membenamkannya dalam panasnya inti bumi

merajamnya dengan kalimat-kalimat ilahiah



tak ingin mendendam

apalagi meracau atas segala yang telah tertumpah

biarkanlah mereka dengan asumsinya

dengarkan saja kata-kata orang

tak perlu hirau aku

adapun sudah terbiasa dengan itu

rasanya air mata yang meleleh tak mungkin lagi

yang tahu hanya aku

dan Rabbku tercinta

tak kan mungkin mereka mengerti perihnya jiwa ini

...

No comments: