Credits to

Powered by Blogger

Saturday, December 30, 2006

Manifestasi Cinta


Usia seorang Ibrahim boleh dibilang sudah tak lagi senja kala itu. Hingga mencapai kurun sepuluh dasawarsa, dia belum juga dikaruniai seorang anak. Siti Sarah tak kunjung dapat mengandung buah kasih mereka. Untuk itu, Ibrahim hanya dapat berdoa "Ya Tuhanku, karuniailah aku seorang anak yang salih" (QS.Ash-Shaaffaat : 100). Tak beberapa lama kemudian, ALLAH menyambut segala harap Ibrahim dengan mengaruniakan seorang putra yang lantas diberi nama Ismail melalui seorang hamba perempuannya bernama Hajar.


ALLAH senantiasa menguji orang-orang yang beriman kepadaNya, begitu pula dengan Ibrahim. Dalam sekejap, Ibrahim kemudian terhenyak di tengah kegembiraannya memiliki seorang Ismail. ALLAH kembali mengujinya dengan sebuah perintah melalui mimpi untuk segera menyembelih Ismail yang baru saja mengisi hari-hari tuanya dengan keceriaan. Namun, Ibrahim sejatinya demikian menyadari bahwa mimpi tersebut merupakan perintah dari Rabbnya. Ibrahim harus menghadapi sebuah pergulatan mental yang begitu hebat di mana ia harus memilih antara "Cinta" yang berarti menyelamatkan Ismail, atau "Kebenaran" yang bermakna menaati perintah ALLAH dengan mengorbankannya. Di tengah kegamangan ini, Ibrahim kemudian membincangkannya dengan Ismail, "Wahai anakku aku bermimpi semalam bahwa aku menyembelihmu, bagaimana pendapatmu?" Sang anak yang saleh menjawab "Wahai ayahku, jika memang itu perintah Tuhanmu, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, insya ALLAH engkau akan menjumpaiku termasuk orang yang sabar" (QS. Ash-Shaaffaat:102). Setelah mempertimbangkan, akhirnya Ibrahim yakin bahwa cintanya pada ALLAH melebihi dari segala yang ada di dunia ini. Menjalankan perintahNya adalah bukti kecintaannya terhadap Rabbnya. Maka diajaklah Ismail ke lembah Mina untuk melaksanakan perintah ALLAH. Dibaringkannya Ismail laiknya seekor hewan yang hendak dipotong. Ketika pisau menyentuh leher Ismail, serta merta ALLAH berseru "Wahai Ibrahim engkau telah mentaati perintah-Ku, karena ketaatanmu aku ganti Ismail dengan seekor domba. Dan apa yang kuperintahkan adalah ujian yang berat bagimu semata, dan engkau termasuk orang yang muhsin" (QS. Ash-Shaaffaat:104-107).


Demikianlah sepenggal kisah dari masa lalu yang mengguratkan sebuah makna pengorbanan yang demikian besar. Korban dalam bahasa Indonesia sesungguhnya berasal dari kata Arab "Qurbaan" yang asalnya adalah "Qaruba-yaqrabu-qurbun wa qurbaan" (kedekatan yang sangat). Menilik dari makna harafiahnya, maka Qurban atau korban merupakan sebuah wujud kedekatan yang sangat tinggi. Dengan kata lain, dengan simbol penyembelihan hewan, seorang hamba diharapkan akan semakin dekat dengan Rabbnya. Penyerahan hewan kurban dan tersimbahnya darah dari hewan tersebut merupakan sebuah simbol penyerahan hidup seorang hamba sekaligus pembuktian ikrar yang dilafazkan dalam ritual sholatnya : "Inna shalaati wa nusukii wamahyaaya mamaati lillahi Rabbil 'aalamiin" [Sesungguhnya shalatku, pengorbananku, hidup dan matiku adalah milik ALLAH, Tuhan semesta alam].


Berkurban, merupakan suatu bentuk ritual yang luar biasa fenomenal dan mencerminkan kadar kedekatan seorang hamba pada Rabb Semesta Alam. Sejatinya, pengorbanan hanya dapat dilakukan apabila buncahan cinta telah demikian menyerabut ke dalam dada seorang hamba. Mungkin mudah bagi sebagian orang mengeluarkan berlembar-lembar kertas bergambar dua pahlawan proklamator sekedar untuk dapat membelikan kado untuk kekasihnya. Namun, apakah sama mudahnya bila menukarkan kertas-kertas tersebut dengan seekor hewan kurban? Di sinilah kadar kecintaan kita kepada ALLAH diuji. Apakah kita, telah benar-benar mengorbankan segalanya untuk Sang Kekasih tercinta? Cinta sejatinya memiliki dua manifestasi, kesetiaan dan pengorbanan. Lalu apakah kedua manifestasi itu telah ada dalam jenak sunyi kita kala menghadapNya? Pengorbanan adalah kala cinta harus memilih antara mereka yang kita cintai dengan Dia Yang Paling kita cintai. Pengorbanan adalah anugerah dan karunia dari Yang Maha Menguasai karena Ia telah berkenan untuk membiarkan kita merasa telah memberi untukNya, padahal Ia tak membutuhkan apa-apa dan semua yang ada pada kita adalah milikNya semata.


When My Life Begin at 23...

Dulu...ketika aku masih SD, aku sering merasa bahwa anak-anak SMU sudah begitu dewasa. Namun, ketika aku SMU, aku justru merasa tidak memiliki kedewasaan yang kulihat di mata seorang anak SD. Kala itu, aku justru merasa sosok anak-anak kuliah lebih dapat bersikap dewasa. Adagiumku itu lagi-lagi kalah, karena saat aku kuliah aku merasa rentang usia di atas 20 itu lebih mencerminkan kedewasaan. Dan kini...usiaku telah beranjak ke angka 23...apakah aku telah mendapatkan kedewasaan itu? Entahlah, mungkin hanya orang lain yang dapat melihat dari kacamata yang berbeda. Tapi satu hal yang selalu kuyakini adalah, kedewasaan tak dapat dilihat dari parameter usia.

Dan...kini aku ingin mengucapkan penghargaan yang sebesar-besarnya pada orang-orang yang telah mau mengingat, memberikan ucapan dan doa di hari lahirku. Terima kasih telah menjadikan hari lahirku tahun ini lebih spesial...


Ketika kesempatan beramal berkurang seiring keriput di pipimu, Semoga 4JJI menjadikanmu lebih baik dari prasangka manusia terhadapmu, dan menyegerakan apa-apa yang baik untukmu, akhir kata BAROKALLAH! (mohon maaf kalo gak berkenan coz daku bukan pujangga) ~SELAMAT HARI LAHIR 1427 H~ :P Wassalam.

Bul'e [Kabul Wahono @00.00]

>>Makasih banyak pasienku yang baik hati dan ta' sombong, dari taon kemarin dikau selalu jadi yang pertama nih :D


New days mean new beginning. In every breath that u take n every momen that u spent, were a reason 2 make a better u..

haPpy biRThday Ocha ;)

Desly [Desly Reinina, SKG @00.02]

>>Makasih Kk pertama Trio Desemberrr =)


Aslm sahabatku..Hanya ucapan teriring doa untukmu di hari lahirmu..Semoga 4JJI senantiasa membimbing dan menjagamu selalu..Segala yang terbaik kudoakan untukmu..SElaMAT uLANG tAhUN..Ochaku... ~_^

Deasykuw [Deasy Daniasari, SKG @00.05]

>>Arigatou sahabatku...semoga ALLAH senantiasa membimbing langkahmu jua dalam mengarungi kehidupan ini


Ting tong! Priwit! Door! Hurraay!

Met ultah ya =).

Semoga cita-citanya segera tercapai, penuh berkah, n slalu mendapat petunjukNYA, amiin.

Kak Mono [R. Permono, SKom @00.11]

>>Makasih banyak ya Kak...semoga Kk juga senantiasa dalam hidayahNya, Amin


HAPPY 23th BIRTHDAY Cha!

On Ur Birthday, U might feel extra special. But I think U're a pretty special friend everyday..

Mas Adi [Indradi Widyanto, SKom, MKom @02.23]

>>Trimakasih banyak Mas...for everything you've gave to me...


Slamat hari milad sahabatku..!

Semgoa tambah bijak dan dewasa, sukses mengiringin dan semoga 4JJI senantiasa melindungi, membimbing, dan melimpahkan rahmat untuk rosa..Jangan lupa makan-makannya ya..:)

Diyas [Drg. Cahyanti WS @02.40]

>>Duh...Diyasku...kayaknya kemarin ada yang janji traktir deh abis dapet duit dari fakultas, kqkqkqkq


Rabb..muliakan dan sayangilah saudaraku ini, bahagiakan keluarganya, berkahi rizkinya, kuatkan imannya, berilah kenikmatan ibadah, jauhkan dari fitnah, mudahkan urusannya, dan berikan kekuatan ukhuwah di antara kami *met Milad;)

Mba Desi [Desi Septinawati,SH @03.04]

>>Jazakillah ya Mba...afwan nih belum bisa ketemuan selama di Jakarta...


Kapan mo makan-makannya neh? Selamat ulang taon.

Uda Ipeng [Febriman Abdillah, SSi @05.08]

>>Weh, si Uda...kagak nyangka lu masih inget ultah gw Da, traktiran???awas tambah endud lho nanti =)


Hakikat usia adalah pertanggungjawaban. Berbahagialah jiwa yang hidupnya terisi dengan amalan dan kebermanfaatan bagi sesama. Sebab usia bukanlah bilangan waktu, tapi bilangan kesadaran. Barokillah fi umruk. Met Milad, say =)

Fathy [Indra Fathiana @05.32]

>>Jazakillah Jeng...Barakillah juga atas kelulusannya yah =)


Ass.oca..selamat hari lahir ya..panjang umur, sehat selalu, jadi drg yang TOB, rajin menabung, dapat jodoh yang terbaik pada saat yang baik, slalu dalam lindungan Allah..

Tia [Mutiara Harvia Dewi, SKG@06.05]

>>Makasih banyak ya Sayangku...kangen deh sama kamu :X


HepPie BilSDey, oCHaa!!!..=)

Mudah-mudahan tambah disayang 4JJI, diberi kesehatan, umur panjang, karier yang ouke, jodoh yang terbaik (kalo yang ini amiinya paling kenceng ni hehe). Amiiin

Erly [Erly Zuliana Lubis, SKG@06.36]

>>Syukron yah Ly...tau ajah kalo doa yang terakhir itu paling kenceng =D


Dear Ocha...Met hari lahir..Semoga ridho Allah selalu menyertai setiap langkah mu....

Anggi [Redina Anggi, SKG @06.44]

>>Tararengkyu yah Nggi...semoga Anggi juga dapat yang sama atas doanya, Amin


Happy birthday ocha!

Semoga panjang umur, sehat selalu, mudah rezeki, dan semakin diridhai Allah..

Melle [Mellisa, SKG @07.08]

>>Melleku...makasih banyak...semoga hidayahNya kan segera menghampirimu...


Assalamu'alaikum, selamat ultah bu dok!

Semoga menjadi dokter yang berguna bagi nusa bangsa dan agama =)

Gmana jadi ptt di lampung?:p

SpedaMan [Dhani @08.25]

>>wah, tenks ya Oom Dhan!!!PTT di Lampung? lagi nyari temen yak??? :p


Met ultah yah ocha! Uda tambah tua ne.. Semoga bisa tambah dewasa, tambah baik, tambah sukses, pokoke tambah sgalanya. Hehe. Love u cha. Happy birthday to u!

Vline [Drg. Eveline @08.51]

>>Hai Vline!!!long time no see...makasih banyak ya...semoga apa yang menjadi 'impian' kita berdua sebentar lagi kan menjadi kenyataan


Dokter ocha bapak dan ibu wayan mau ucapin selamat ulang taun. Kata bapak wayan semoga cepet nyusul kita. Kalo kata ibu wayan semoga cepet nikah..intinya sama aja ya, hehehe..

Ade [Ade Fatmawati @09.15]

>>Duh...yang penganten baruuu...mau bikin ngiri nih ya ceritanya, hehehe...makasih doanya, semoga segera terlaksana, Aminnn


Did You Hear What I Said?

I Said... HapPY BiRtHdaY RoSa...!!

Wilda [Wilda Rahmah, SE @09.28]

>>Makasih banyak Wilda sayang =)


Assalamu'alaikum Desy Selamat Ulang Tahun yang ke-23 ya..

Semoga panjang umur, tambah dewasa, diberikan rizki yang berlimpah, dimudahkan jodoh dan segala urusan. KEEP ISTIQAMAH

Eko [Eko Priyanto, ST @09.37]

>>Wah Bapak Eko...masih inget aja ultahku...lengkap lagi sama angka2nya =)


Ass ocha..Met milad ke 23 yaa. Semoga panjang umur, sehat selalu, murah rejeki, dan cepet merit.

Hehe..May 4JJI bless us yaa..Wass.-putri-

Putri [Reno Eka Putri, SKom @18.31]

>>Putriiiiiii....kangen banget....udah 5 taon kita gak ketemuan euy!!!kemarin mau ketemuan batal...masih inget sama Mkuadrat + Dkuadrat = Dkuadrat + Rkuadrat? :D


Ochaaa..Mudah-mudahan belum telat ya, HAPPY B'DAY 2 U. baarakallah ya cha.

Bang Ridho [Ahmad Ridho Saragih, ST @18.42]

>>Jazakallah Bang!!!jadi kapan nih mau traktiran gajian pertama??? :P~


Hepi belsdey yah..kalo nyontek dewi, wish u all d best hihi....semoga bertambah umur, juga disertai dengan bertambah baik amal, perbuatan, perkataan dan tingkah laku. Love yuh..

Ditha [Ditha Indah Lestari, SKG @19.02]

>>Makasih Bu Dit...semoga doamu untukku juga terkabul untukmu...Amin


Ibu rosa ultah ya hari ini? =) selamet ya..

Wish u all the best

Iox [Suryo Hadi Prasetyo, ST @19.55]

>>Wah Yok...wish u all d best for your choice 2 =)


Asw. Met milad ya ukh..Semoga segala impian dan legenda pribadimu terpenuhi pada saatnya..Just tawakkal'alalloh =)

Evi [Evi Sa'adah, SFarm @21.44]

>>Jazakillah Ukh...semoga lekas sembuh juga ya =)


Asw cha met milad ya, semoga apa-apa yang dicita-citakan dapat tercapai, doa-doanya terkabul dan tetap istiqomah di jalanNya...

Memet [Meita Nurrohmah Anggorowati, SKM @21.55]

>>Makasih banyak Met...


Ass. Afwan telat Doc. Semoga dengan bertambahnya umur, bertambah juga keimanannya, diampuni kesalahan-kesalahannya, dilapangkan rizqi dan jodohnya, semakin dekat denganNya, Amin. Met Milad Ukh ;>

Rahmat [Rahmat Purbaningrat @281206 - 01.51]

>>Syukron yah Matz!!!moga cepet kelar skripsinya =)


Asw, afwan d punten baru inget kalo kemarin ultah. Met ultah ya semoga 4JJI selalu memberi berkah tiap umurnya, amin.

K Dimz [Dimas Widyasastrena, SSi, MT @291206 - 16.58]

>>Duh, yang lagi sibuk sama riset..hehe, tak apa koq K, semoga kk juga diberi banyak kelancaran dan kemudahan ya...


Selain via SMS, RoSa juga mau menghaturkan banyak terima kasih buat orang-orang yang telah menyampaikan untaian doa via telepon di hari lahir RoSa...


Mas Aka [Aksara Kauniyah @00.11]

>>Makasih udah bersedia menjadi korban segala kejailan, kenarsisan, dan celaan RoSa! :D


Ippen [Idian Efendi @06.15]

>>Tararengkyuw yah Pen! Buat kado template blog yang 'meriah' ini =)


Icha [Threesa Indrarini @ 06.20]

>>Makasih banyak ya Say...kapan dunk kita bisa dating lagi nih? ;)


Una [Husna Hamida, SKG @10.59]

>>waduh, ada yang pura-pura gak ngeh sama tanggalan nih, hampir aja pasienmu ini gak mau balik buat kontrol, hehehe


Mas Leo [Napoleon, D.Eng @11.13]

>> It was a surprise for me Mas! coz I thought u won't remember my birthday...thank u very much...mumpung lagi pulang ke Indo, kapan atuh traktir rosa??? ;)


Dan yang telah mengirimkan message via Friendster baik di "RoSa 1st" maupun "RoSa Dua" :

· Mba Dini [Dini Saraswati, SE]

· Mba Darjah [Drg. Siti Darjah]

· Ka Novan [Drg. Adhyana Satya Novanto]

· Mba Diana [Diana Oktaria]

· Bunda Sita

· Mba Retno [Asih Retno, ST]

· Titi [Titi Amalia, SKed]

· Sylva [Sylva Dinie Alinda]

· Ka Fadhli [Ahmad Fadhli, SE]

· RonRon [Imron Ramdhani]

· Bunda Nila [Nila Iryani]

· Bunda Yeni

· Felice


Sekali lagi...kuhaturkan terima kasih yang sedalam-dalamnya pada kalian...


Wednesday, December 27, 2006

this day...

Rabbana...

Segala puji bagiMu..Tuhan Yang Menguasai Semesta Raya...

...

Terima kasih atas satu lagi peluang yang telah Kau berikan kepada seorang hamba yang berlumur kedhoifan...

Terima kasih atas seluruh karunia yang masih Kau curahkan kepada sesosok manusia yang berselimut nista...

Terima kasih atas cucuran cinta yang telah Kau sukmakan kepada orang-orang yang menyayangi insan yang hina ini...

Terima kasih Ya Rabb...

Monday, December 25, 2006

Keajaiban Cinta


bertanya pada seorang pujangga :


Mengapa Cinta itu Ajaib?


jawabnya :


Cinta itu ajaib barangkali karena kita tahu bagaimana menghargai hidup.

Cinta selamanya akan menjadi alasan mengapa fajar selalu kelihatan indah,

bikin setiap ayunan langkah terasa jadi mudah.

...

Friday, December 22, 2006

Fuyu no Uta*


Allahu Rabbana

Rabb Yang Maha Pemurah...


Terima kasih Engkau telah menciptakan dia dan menjumpakanku dengannya…

Terima kasih untuk momen-momen indah yang dapat kami nikmati bersama…

Terima kasih untuk tiap buncahan yang kami rasakan bersama…


Ku datang menghamba dan bersujud di hadapMu...

Sucikan hatiku Ya ALLAH, sehingga dapat melaksanakan kehendak dan rencanaMu dalam hidupku…


Ya ALLAH, jika aku bukan pemilik tulang rusuknya, kumohon…

Jangan biarkan ku merindukan kehadirannya...

Jangan biarkan aku, melabuhkan hatiku di hatinya…

Kikislah pesonanya dari pelupuk mata ku dan jauhkan dia dari relung hati ku...

Gantilah damba kerinduan dan cinta yang bersemayam di dada ini dengan kasih dari dan padaMu yang tulus lagi murni...

dan tolonglah aku agar dapat mengasihinya sebagai sahabat…


Namun, jika Engkau ciptakan dia untukku...

Ya Rabb, tolong satukan hati kami...

Bantulah aku untuk mencintai, memahami, dan menerima dia seutuhnya...

Berikan aku kesabaran, ketekunan, dan kesungguhan untuk memenangkan hatinya...

Ridhoi dia, agar dia juga mencintai, mengerti, dan mau menerimaku dengan segala kelebihan dan kekuranganku sebagaimana telah Engkau ciptakan...

Yakinkanlah dia bahwa aku sungguh-sungguh mencintai dan rela membagi suka dan dukaku dengan dia...


Ya ALLAH Yang Maha Pengasih, dengarkanlah doa ku ini...

Lepaskanlahku dari keraguan menurut kasih dan kehendakMu...


ALLAH Yang Maha Kekal, ku sadari bahwa Engkau senantiasa memberikan yang terbaik untukku...

Luka dan keraguan yang kerap ku alami, pasti ada hikmahnya…

Pergulatan ini tlah mengajarkan ku…

Untuk hidup makin dekat kepadaMu…

Untuk lebih peka terhadap suaraMu yang membimbing ku menuju terangMu...

Ajarkan ku untuk tetap setia dan sabar menanti tibanya waktu yang telah Engkau tentukan....

Jadikanlah kehendakMu dan bukan kehendak ku yang menjadi dalam setiap bagian hidup ku...


Ya Allah, semoga Engkau mendengarkan dan mengabulkan permohonanku.


Amin Ya Rabb


*winter song


Wednesday, December 20, 2006

Sang Venus


Melukis di keheningan kilau seroja. Degupan yang kian mengangkasa dan menghamba diri padaNya. Ada episode-episode yang kerap dianggap kelam dalam hidup dan semua alibi sejatinya bermuara pada satu hal : proses pencarian sebuah jalan lurus. Senyap seketika. Adakah satu jalan yang benar-benar lurus? Ketika satu jalan lurus pun merasa jengah dengan stigma yang kepalang melekat padanya. Usut punya usut, ternyata ada kalanya jalan yang dibilang lurus itu jenuh hingga melepuh. Apakah manusia secara absolut dapat menyadari dirinya sedang berada di jalan yang lurus? Dan apakah manusia sebetulnya tak menyadari kala dirinya sedang berada di jalan berbelok atau menikung? Yang kemudian membuncah menjadi satu tanda tanya besar adalah : untuk dapat melalui jalan lurus, yang kadang menyuratkan seuntai eksklusifisme, apakah manusia harus melewati jalan berbelok atau menikung dulu? Atau memang ada manusia yang sedari mula dapat mengklaim bahwa dirinya telah memilih jalan yang lurus?


Dalam pandangan seorang manusia dhaif, rasanya-rasanya tiada mungkin bila berujar bahwa kesemuanya itu tak menyusuri suatu tempaan. Sebuah hasil mesti didapatkan dari sebuah proses, entah itu berlangsung secara cepat atau lambat. Hasil yang baik memiliki benang merah dengan proses yang baik pula. Namun, ada kalanya hasil yang baik itu ditelurkan oleh alunan proses yang tidak begitu baik atau bahkan kadang menyakitkan. Pandangilah keris Mpu Gandring yang dibuat untuk seorang Ken Arok. Tajamnya keris tersebut tiada akan mungkin dapat membunuh Tunggul Ametung dengan cerdik bila dalam proses pembuatannya ia tak dilebur dalam panas berderajat tinggi. Bayangkanlah rasa perih yang harus diterima kala rasa panas itu menghujam agar partikel-partikel logam itu dapat menyebar secara merata. Karena jika partikel-partikel itu tak tersebar secara merata, maka akan ada satu bagian yang menjadi rapuh dan mungkin Ken Arok tak kan bisa menjalankan misinya untuk menikahi Ken Dedes.


Proses adalah masa lalu terlepas dari jalan apa yang telah dilalui, jalan luruskah atau berbelok? Hasil adalah masa kini, sebagus atau sejelek apapun itu. Tiap unsur yang ada di dunia ini mesti melalui siklus tersebut. Pada akhirnya adalah, tak bijak menjustifikasi satu hasil tanpa berefleksi pada prosesnya, demikian pula bila hanya menyoroti proses tanpa melihat hasil. Keduanya harus dapat tawadzun. Menelusuri tamasya realita nan eksotis. Menyeruakkan lafaz-lafaz tasbih, tahmid, dan takbir. Dan semuanya berujung pada…Qona’ah….


*dan masa lalu bukanlah suatu masa yang perlu disesali, tapi dengan masa lalu kita dapat bersinergi tuk menghimpun kekuatan di masa datang*


Tuesday, December 19, 2006

Pulang

tahukah?

sebilah mawar tlah tertancap

dalam senyap

menyesakkan daur gelisah



tahukah?

tetesan air mata tak sanggup dibendung

kala debit kerinduan membumbung ke angkasa

dedaunan pun mengharu biru



tahukah?

ada jiwa yang kerap berteriak lantang

menuntut hak atas sebuah peleburan

angkasa merana



tahukah?

senja memapah meronta

memandang tiada wujud

terhenyak di pintu-pintu nada



tahukah?

iterasinya kian tak bersahabat

tak cukup hanya dengan semiotika

kacanya hampir retak



tahukah?

sejatinya segala protesis

tereliminasi sejak pengejawantahan sua

hipokrit melesat ke titik nol



tahukah?

persembahan sakura di bentangan Ural

mengokohkan ‘azzam

yang dulunya berserak dalam malam



tahukah?

tak butuh hitungan masa

atau dasawarsa

detik tlah menjawab

gubuk mungil tersenyum

humairoh



*Kizuita no anata ga konna ni mune no naka ni iru koto



Thursday, December 14, 2006

Fenomena Paralel

Pernahkah Anda merasa sendirian layaknya tiada seorang pun di dunia ini yang dapat menemani?


Pernahkah Anda merasa dijauhi bahkan oleh orang-orang terdekat Anda?


Pernahkah Anda merasa disakiti oleh orang yang Anda sayangi?


Pernahkah pula Anda merasa keletihan yang luar biasa?


Pernahkah Anda merasakan sakit kepala secara tiba-tiba?


Mungkin pertanyaan-pertanyaan di atas adalah pertanyaan retorik yang hampir semua orang tahu jawabannya. Mengapa? Karena hampir semua orang di dunia ini rasanya pernah merasakan hal-hal tersebut di atas. Namun, pernahkah terlintas di benak kita bahwa ketika hal-hal tersebut terjadi pada diri kita, pada waktu yang bersamaan dapat pula terjadi pada orang lain? Inilah yang disebut dengan suatu fenomena paralel. Pertanyaan ini mungkin bersifat egaliter dengan pertanyaan, adakah kehidupan lain seperti di planet bumi yang kita huni ini di planet lain? Atau mungkin di galaksi lain di luar galaksi Bimasakti? Tampaknya hal itu masih terlalu jauh dari batas akal manusia. Pemikiran berikut ini hanyalah sekedar goresan rasa atas repetisi fenomena-fenomena yang dialami.


Syahdan, firasat seorang ibu terhadap anaknya tidak dapat dibohongi. Hal inilah yang sering menyebabkan seorang ibu dapat mendeteksi dengan cara yang amat sederhana apabila sang anak mengalami suatu kejadian baik itu menyenangkan maupun menyedihkan. Contohnya mudahnya begini, seorang ibu dapat dengan mudah mengetahui bahwa putrinya sedang jatuh cinta hanya dengan melihat ekspresi senyumannya ketika sedang menerima telepon dari seorang pria. Atau contoh lainnya adalah seorang ibu juga dapat merasakan bila anaknya sedang tertimpa suatu musibah. Pada titik itu, biasanya seorang ibu akan merasakan suatu perasaan yang tidak enak yang tidak dapat dijelaskan secara logis dan eksplisit.


Kondisi yang tidak jauh berbeda sejatinya juga sering dialami oleh pasangan suami istri. Dalam hal ini orang sering melabelkan ‘soulmate’ atau ‘belahan jiwa’. Mengapa demikian? Salah satunya adalah disebabkan seringnya terjadi fenomena paralel yang tidak dapat dijelaskan secara rasional. Contohnya saja ketika seorang istri sedang merindukan suaminya yang berada jauh, ia lantas mengirimkan sebuah pesan untuk suaminya tersebut. Namun, apa yang terjadi? Baru saja pesan tersebut dikirm, ternyata sang suami juga mengirimkan pesan yang serupa pada saat yang bersamaan. Atau tengok pula satu kasus di mana ada seorang suami yang sedang merasakan sakit kepala dan ketika ia menyampaikan hal tersebut kepada istrinya, ternyata istrinya juga sedang merasakan hal yang sama! Simak juga fenomena lain yang sering terjadi yaitu ketika sang istri sedang berpikir menginginkan sesuatu, tiba-tiba saja sang suami datang dengan membawa kejutan sesuatu yang sedang dipikirkan oleh istrinya tersebut.


Apa yang sebetulnya sedang terjadi? Mungkin fenomena-fenomena di atas dapat dijelaskan secara sederhana dengan menggunakan konsep gelombang. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa semua benda yang ada di dunia ini memiliki gelombang energi yang mengitarinya, tak terkecuali dengan manusia. Pada manusia, gelombang energi atau emanasi yang sulit dilihat secara kasat mata ini biasa disebut sebagai aura. Sebagai contoh, misalnya kita memiiki tiga buah garpu tala. Garpu 1 dan 2 memiliki frekuensi 420 Hz, sedangkan garpu 3 frekuensinya adalah 422 Hz. Jika kita memukul garpu 1 dengan menggunakan palu karet, garpu 2 yang memiliki frekuensi yang sama akan mengeluarkan suara, tetapi tidak demikian dengan garpu 3. Garpu 2 membentuk resonansi melalui gelombang dari garpu 1, tetapi garpu 3 tidak membentuk resonansi. Selain itu, karena garpu 1 dan 2 memiliki gelombang yang sama yaitu 420 Hz maka suara yang dikeluarkan adalah “la” pada bunyi C Mayor atau A Mayor di atas C tengah. Jika kita membuat suara do, re, mi, fa, sol, dan si, garpu 1 dan 2 tidak akan membentuk resonansi karena garpu-garpu ini hanya dapat membuat gelombang pada bunyi “la”.


Dari paparan di atas dapat tergambar jelas bahwa aura merupakan suatu bentuk energi. Sebagai konsekuensinya, aura dapat dipandang semata-mata sebagai kepanjangan dari tubuh, bukan sesuatu yang menyelimutinya. Energi-energi yang mengalir dari aura memantulkan kepribadian, gaya hidup, pemikiran-pemikiran, dan perasaan-perasaan seseorang. Jika ada dua benda yang memiliki frekuensi yang sama, maka benda-benda ini akan membentuk resonansi. Intinya, benda-benda lain dengan gelombang energi yang sejenis dengan gelombang energi yang ada di dalam diri kita dapat membentuk sebuah resonansi. Sebaliknya, kita juga dapat membentuk resonansi dengan gelombang energi yang datang dari benda-benda dengan gelombang energi yang sejenis tersebut. Setiap benda memiliki gelombang intrinsik tersendiri. Benda yang dimaksud di sini adalah semua materi atom yang membentuk molekul dan partikel sub-atom yang membentuk atom. Dengan kata lain, setiap partikel sub-atom juga memiliki gelombang intrinsik tersendiri.


Pun demikian halnya dengan pikiran dan tubuh kita. Mereka juga dipengaruhi oleh gelombang intrinsik benda lain yang digunakan untuk membentuk resonansi. Dalam hubungan antar manusia kerapkali kita mengatakan bahwa kita tidak cocok dengan seseorang. Sebenarnya, hal ini ada kaitannya dengan gelombang dan resonansi. Mungkin kerap kita alami suatu kejadian di mana ketika kita berinteraksi, kita merasa tidak cocok dengan seseorang meski kita tahu bahwa orang tersebut sebetulnya baik. Hal ini dapat disebabkan karena panjang gelombang yang tidak sama antara kita dan orang tersebut.


Pada contoh ibu, sangat jelas bahwa ikatan emosional yang telah terbentuk sekian lama membuat resonansi antara ibu dan anak menjadi setara. Pun dalam hubunganya antara seorang laki-laki dan perempuan yang bertemu dan saling jatuh cinta. Ketika mereka bertemu, energi mereka pun bertemu sehingga terbentuklah resonansi. Hal ini jua yang mungkin dapat menjelaskan mengapa dua orang yang intens berinteraksi di ruang-ruang maya dapat memadu cinta meski belum pernah sekalipun bertemu. Jika ritme gelombangnya telah seirama, satu sama lain akan dapat saling mempengaruhi dan jarak dalam hal ini menjadi tiada berarti. Selama energi itu tidak dipengaruhi oleh faktor luar [misalnya perselingkuhan], hubungan keduanya akan bertahan lama. Di sisi lain, jika energi pada salah satu dari mereka menjadi terganggu oleh ucapan, perilaku, kebiasaan, yang semula dapat diterima, kemudian tiba-tiba menjadi hal yang tidak dapat ditoleransi oleh pihak lain, hubungan mereka pun dapat segera berakhir.


Terlepas dari semua itu, mengutip kata-kata seseorang bahwa sejatinya ALLAH sedang tidak bermain dadu atas nasib manusia dan kata ‘kebetulan’ hanyalah argumentasi negatif ketika seseorang tidak dapat menjelaskan suatu fenomena yang terjadi pada dirinya. Pepatah lain juga mengatakan bahwa orang bijak adalah orang yang tidak akan terjatuh pada lubang yang sama untuk kedua kalinya, tetapi orang cerdas adalah orang yang tidak akan jatuh pada lubang yang pernah dijatuhi oleh orang lain. Mungkin, yang dapat dideduksi adalah semua fenomena paralel yang dialami manusia tidak terlepas dari skenarioNya. ALLAH menjadikan fenomena yang terjadi secara bersamaan itu agar sebagai pembelajaran agar manusia dapat menjadi tidak hanya bijak, tapi juga cerdas dalam memandang kehidupan. ALLAH ingin mengajarkan kita bahwa setiap apapun yang terjadi pada diri manusia, baik itu kesenangan maupun penderitaan, tidaklah hanya dirasakan oleh satu orang saja. Banyak orang-orang di luar sana yang dapat juga merasakan hal yang sama pada saat bersamaan. Dengan ini selaiknya kita sebagai hamba dapat selalu bersikap tawadhu akan pencapaian yang telah kita dapatkan karena sejatinya masih banyak orang-orang lain yang juga memiliki pencapaian yang sama atau bahkan lebih tinggi. Dan jangan pula terlampau larut dalam derita akibat masalah yang sedang kita hadapi karena di luar sana juga masih ada orang-orang yang merasakan penderitaan yang sama atau bahkan lebih berat. Seperti ALLAH telah berfirman, Kami jelaskan yang demikian itu supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang hilang dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu.”[ QS. Al-Hadid : 23]. Wallahu’alam bishshawab.


Sunday, December 10, 2006

Perawatan Orthodonti dalam Pandangan Islam


Islam merupakan sebuah ajaran yang sangat memuliakan ilmu kesehatan dan kedokteran sebagai sarana untuk merawat kehidupan dengan izin ALLAH. Ia bahkan memerintahkan kita sebagai fardhu ’ain untuk mempelajarinya secara komprehensif agar dapat mengenali diri secara fisik dan biologis sebagai media peningkatan iman dan memenuhi kebutuhan setiap individu dalam menyelamatkan, memperbaiki, dan menjaga hidupnya. Selain itu, Islam juga menetapkan fardhu kifayah dan menggalakan adanya ahli-ahli di bidang kedokteran dan memandang kedokteran sebagai sebuah ilmu yang sangat mulia. Salah seorang imam besar, Imam Syafi’i, berkata demikian, ”Aku tidak tahu suatu ilmu setelah masalah halal dan haram [fiqih] yang lebih mulia dari ilmu kedokteran.” Pun demikian adanya dengan suatu keahlian medis dalam hal merapikan gigi yang dikenal dengan istilah Orthodonti [Orthodontics] adalah nikmat ALLAH kepada umat manusia untuk mengembalikan kepada fitrah penciptaan yang paling indah yang patut disyukuri dengan menggunakannya pada tempatnya dan tidak disalahgunakan untuk memenuhi nafsu insani yang kurang bersyukur.


Sejarah Perawatan Orthodonti

Berbicara mengenai sejarah ilmu orthodonti maka akan sama tuanya dengan sejarah ilmu kedokteran gigi serta cabang-cabang ilmu kedokteran gigi yang lain seperti ilmu penambalan gigi dan ilmu pembuatan gigi tiruan. Hippocrates termasuk salah satu orang yang berpendapat mengenai kelainan pada tengkorak kepala dan wajah (kraniofasial) : “Di antara kelompok manusia terdapat orang dengan bentuk kepala yang panjang, sebagian memiliki leher yang lebar dengan tulang yang kuat. Yang lainnya memiliki langit-langit (palatum) yang dalam dengan susunan gigi yang tidak teratur, berjejal satu sama lain dan hal itu berhubungan dengan sakit kepala dan gangguan keseimbangan.” Sedangkan Celcus pada tahun 25 SM mengemukakan teori: “Gigi dapat digerakkan dengan memberikan tekanan dengan tangan.” Peralatan sederhana yang didesain untuk mengatur gigi geligi telah ditemukan oleh para arkeolog di makam-makam kuno bangsa Mesir, Yunani, dan Suku Maya di Meksiko.


Pengertian Orthodonti

Arti harafiah orthodonti sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu orthos yang berarti lurus dan dons yang berarti gigi. Istilah orthodonti sendiri digunakan pertama kali oleh Le Foulon pada tahun 1839. Ilmu orthodonti sebagai suatu ilmu pengetahuan seperti yang kita kenal dewasa ini barulah kira-kira 50 tahun yang lalu dan lambat laun berkembang terus sehingga seolah-olah menjadi bidang spesialisasi dalam kedokteran gigi. Pada zaman dahulu yaitu 60 hingga 70 tahun yang lalu ilmu orthodonti memang sudah dikenal seperti halnya dengan ilmu penambalan gigi dan pembuatan gigi tiruan, tetapi konsepnya berbeda dengan konsep ilmu orthodonti yang sekarang. Jika dulu yang dipentingkan hanyalah masalah mekanis saja, dalam arti penggunaan alat-alat untuk meratakan susunan gigi yang tidak rata, sekarang masalah biologis juga turut menjadi perhatian. Maksud dan tujuan dari perawatan orthodonti sendiri ada beberapa macam yaitu:

1. Menciptakan dan mempertahankan kondisi rongga mulut yang sehat

2. Memperbaiki cacat muka, susunan gigi geligi yang tidak rata, dan fungsi alat-alat pengunyah agar diperoleh bentuk wajah yang seimbang dan penelanan yang baik

3. Memperbaiki cacat waktu bicara, waktu bernafas, pendengaran, dan mengembalikan rasa percaya diri seseorang

4. Menghilangkan rasa sakit pada sendi rahang akibat gigitan yang tidak normal

5. Menghilangkan kebiasaan buruk, seperti; menghisap ibu jari, menggigit-gigit bibir, menonjolkan lidah, bernafas melalui mulut


Dari pemaparan di atas, maka dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa tujuan perawatan orthodonti adalah untuk memperbaiki fungsi pengunyahan yang normal. Untuk itu, upaya yang dilakukan adalah dengan merapikan susunan gigi serta mengembalikan gigi geligi pada fungsinya yang optimal. Upaya merapikan susunan gigi geligi ini nantinya tidak akan terlepas dari pelibatan gigi geligi itu sendiri, jaringan lunak mulut, tulang wajah, dan jaringan lunak wajah. Dengan demikian didapatkannya suatu keharmonisan wajah adalah salah satu implikasi yang dapat diperoleh dari perawatan orthodonti.


Macam-Macam Perawatan Orthodonti

Secara umum menurut alat yang digunakan, perawatan orthodonti dibagi menjadi dua macam yaitu orthodonti lepasan [removable appliances] dan orthodonti cekat [fixed appliances]. Alat orthodonti lepasan umumnya digunakan pada kasus-kasus yang tidak terlalu sulit dan tidak membutuhkan pencabutan gigi. Karena keterbatasannya, biasanya alat orthodonti lepasan yang terbuat dari bahan akrilik ini, jarang digunakan oleh pasien-pasien dewasa.



Berbeda dengan alat orthodonti lepasan, alat orthodonti cekat memiliki indikasi perawatan yang lebih luas. Alat orthodonti cekat dapat digunakan untuk segala usia, bahkan usia lanjut sekalipun bila kondisi tulang penyangga giginya masih memungkinkan. Alat ini terdiri dari seutas kawat [terbuat dari campuran logam Nikel dan Titanium yang memiliki sifat tahan karat dan sangat lentur dengan ukuran yang berbeda-beda tergantung kebutuhan], bracket [penopang kawat yang ditempelkan pada gigi, dapat terbuat dari logam, keramik, dan plastik], dan cincin karet warna-warni. Karena alat orthodonti cekat ini ditempelkan pada gigi selama perawatan, maka pasien harus dapat menjaga kebersihan mulut sebaik mungkin agar tidak menimbulkan masalah gigi dan mulut yang lainnya.


Orthodonti Menurut Islam

Dengan melihat berbagai faktor penyebab dan kebutuhan penanganan secara orthodonti, maka hal tersebut diperbolehkan dalam Islam, baik sebagai pasien maupun dokter gigi yang menanganinya, bahkan hal ini sangat dianjurkan dan dapat bernilai ibadah. Sebab, Islam menganjurkan untuk berobat bila terjadi kelainan dan ketidaknormalan pada fisik dan psikis. Bukankah Islam sangat memperhatikan kesehatan seperti telah difirmankan ALLAH dalam Al-Qur’an?


Namun, belakangan ini tampaknya timbul suatu fenomena di mana penggunaan kawat gigi sebagai suatu tren tersendiri khususnya di kalangan kaum perempuan. Hal ini disebabkan karena mereka sekedar ingin bergaya dan bahkan terkadang karena ingin menunjukkan status ekonomi, meskipun sebenarnya kebanyakan dari mereka tidak perlu menggunakannya karena kondisi gigi yang normal. Untuk hal ini, pemasangan alat orthodonti cekat pada pasien yang sebetulnya tidak butuh perawatan sebetulnya merupakan perbuatan yang sia-sia, tidak perlu, termasuk mubazir. Sebab, biasanya rata-rata waktu perawatan orthodonti cukup lama tergantung tingkat keparahannya dengan biaya yang tidak sedikit. Jika perawatan orthodonti digunakan dengan tujuan yang seperti disebutkan di atas tadi, maka hal ini termasuk kepada hal yang berlebih-lebihan [israf] yang dibenci oleh ALLAH [QS. Al-Mu’minun : 64-5, QS. Al-Isra’ : 26-7]. Jadi, semuanya kembali lagi pada niat dan tujuan dari perawatan orthodonti itu sendiri. Wallahu’alam bishshawab.

-drg. Deasy Rosalina-

Maraji’

1. Setiawan Budi Utomo. Fiqih Aktual. Jakarta : Gema Insani Press. 2003.

2. Profitt, et al. Contemporary Orthodontics 1st Ed. St. Louis : CV Mosby Co. : 1986.


Friday, December 08, 2006

ngeBlog...

Rasanya belum juga seminggu RoSa tak posting…tapi koq udah pada curiga aja yah ada apa-apa dengan dirikuw…[huehehehe…kayak yang punya banyak fans ajah :p]. Actually lagi gak segitu sibuknya nyiapin Kopdaran Dufan koq [kan udah ada Mimi Mika n Mba Wiet yang ngurusin :D ]…cuma akhir-akhir ini begitu sampe rumah udah ada kerjaan ‘baru’…hehehe…Bet don wori…Insya ALLAH dalam waktu dekat akan ada postingan baru lagi. Meanwhile…lagi-lagi nih Miminya Cici Mika ngasih RoSa PR [duh Mimi…Why me??? Why me??? Hehehe]…Tak apa…sembari nunggu postingan berikutnya dipublish jadi kerjain PR heula deh…hehehehe


And here are the homework…


Lima Alasan ngeBlog ???

  1. Bermula dari seorang teman yang cukup pandai dalam menulis [hate to admit it, but honestly u’re my first inspirator]…sejak itu jadi tertarik untuk menuangkan ide-ide dalam bentuk tulisan…Ditambah lagi, RoSa harus mengucapkan banyak terima kasih buat seorang Kk yang telah menghadiahkan template yang demikian indah ini pada hari ulang tahun RoSa yang ke-22 [thank you so much yah K!]…Sejak itu jadi makin semangat deh buat ngeBlog =)
  2. Seiring bergulirnya pasir dalam gelas kaca…RoSa makin menyadari bahwa penulis adalah pekerja keabadian tanpa pamrih. Orang boleh saja pandai setinggi langit, tapi selama tidak menulis, ia hanya akan hilang tertelan masa dan lenyap dari pusaran arus sejarah. Hanya orang yang dapat menuangkan gagasannya berupa tulisanlah yang akan dikenang dalam waktu lama… Scripta manen, Verba volant [apa yang tertulis akan abadi, dan apa yang terucap hanya akan lenyap bersama hembusan angin]…
  3. Menulis tak sekedar untuk menuangkan ide atau perasaan yang sedang dialami, tapi untuk dapat menulis seseorang butuh banyak membaca, mendengar, dan memahami…That’s why, tuntutan untuk membaca dan menulis adalah berbanding lurus…semakin banyak menulis, akan semakin banyak tuntutan untuk membaca dan Insya ALLAH semakin banyak kita dapat memahami sesuatu…
  4. Setelah menulis dan mendapatkan pemahaman yang lebih tentang sesuatu, maka sejatinya ada tanggung jawab moral dan intelektual untuk dapat membaginya dengan orang lain yang mungkin belum mengetahuinya…Untuk itulah blog digunakan sebagai salah satu wadah untuk dapat berbagi apa yang kita ketahui kepada orang lain
  5. Jika kemudian dari wahana blog ini RoSa bisa mendapatkan banyak teman-teman yang begitu baik dan hebat, maka itu adalah salah satu implikasi dari tujuan awal dalam menulis dengan wasilah blog


Lime Tipe Blog yang Disukai ???

  1. Yang postingannya selalu membuat RoSa terpana…ex: diksi yang digunakan unfamiliar, bahasan yang kontemporer dan sistematis, puitis
  2. Yang isinya informatif dan edukatif
  3. Yang templatenya keren! [duh…please teach me how to make it Sis…Bro…]
  4. Yang banyak fotow! [jadi membuat sesuatu yang maya seolah menjadi nyata]
  5. Yang bloggernya jujur…dalam artian bisa menulis sesuatu dengan lepas dan tak ada yang ditutup-tutupi dari dirinya…


Lima Blog yang Sering Dikunjungi ???

  1. Blognya seseorang yang inspirasional [siapa ya??? Hehehe tebak sendiri yah!!!:D]
  2. Blognya temen-temen deket RoSa
  3. Blognya temen-temen yang suka ngobrol via Y!M
  4. Blognya blogger yang ada di link RoSa
  5. Blognya blogger yang selalu keep in touch dengan RoSa baik di SB maupun di kotak komen


Alhamdulillah…kelar juga ini PR…Fffiuhhhh :p

Sekarang gantian RoSa pengen nyambit :

1. My huncy buncy...Fathy!!! :D

2. Mas Akz

3. Bunda Ira

4. Kak Dimzzz

5. Mba Ica


Met ngerjain tugas semuanyaaa :p


Monday, December 04, 2006

mirip siapa sih???

Jadi inget pas main-main ke tempatnya M'Vina...ada postingan lucu soal mirip-miripan wajah sama seleb gitu...terus jadi penasaran pengen nyoba deh...and here's the result ...koq banyakan mirip artis Mandarin, Jepang, n Korea yak??? :D














Sunday, December 03, 2006

Kopdaran Dufan

Lanjutan dari hasil kopdaran di Plangi, 24 Nov 2006 kemarin, Mimi Mika, Mba Wiet, n RoSa mau merencanakan kopdaran lanjutan di Dufan nih. Berhubung lagi ada tiket seharga Rp. 35.000,- sampe tanggal 16 Des 2006, rencananya kopdarannya mau diadain tanggal 12 Des 2006 besok. Bagi semua temen-temen blogger di Jakarta dan sekitarnya yang berminat, kontak RoSa via email di latansa_syahid@yahoo.com yah…




Saturday, December 02, 2006

For My Beloved Mom

Adakah???


Serunai cemara sambut kicau burung

Pupuskan rasa letih atas sebuah penantian

Akan tanda kasih dua orang manusia

Namun….

Ketika kicau burung-burung itu

Makin ceria

Pucuk cemara mulai mengering

Tak tampak sayap-sayap indah

Bosankah mereka pada sang cemara?

Adakah?


Ibu…

Habis waktumu tuk merawatku

Kering bibirmu lantunkan syair-syair doa untukku

Peluh tubuhmu tuk membesarkanku


Adakah baktiku tuk melayani hari tuamu?

Adakah remuk tulangku tuk membahagiakanmu?

Adakah bait-bait harapku pada Rabbul Izzati untukmu?

Adakah???



Cintanya Bunda


Mencintai adalah memberi

Bukan memberi dan menerima

Teringat pada Rabiah al Adawiyah

Kisah cintanya dengan Sang Pencipta Alam

Tiada harap apaun

Selain berkorban, berkorban, dan berkorban

Letih ku dikandung tak dirasakannya

Lelah ku dibesarkan tak dihiraukannya


Kala mentari dan bintang menjadi Satu

Yang ada hanyalah cahaya terang yang menerpa

Kala siang dan malam menjadi tiada beda

Yang ada hanyalah kerinduan yang menggelora

Pada buah hati


Subhanallah…

Bilakah Kau beri rasa itu Rabb???

Kasih dan cintanya Bunda pada diriku

Hanya padaMu kulantunkan asa dan doa

Agar Engkau berkenan tuk memberi

Bahagia dunia dan akhirat

Pada sang Bunda tercinta….


special for the 52th my mom’s anniversary…Jazakillah khairan katsiran ya Ma…Maafin ade yang gak bisa kasih apa-apa buat Mama, semoga seutas doa dapat menjadi pemberat segala amalanmu di akhirat kelak, Amiin*



Friday, December 01, 2006

dan Desember pun Datang Lagi


beriringan

menyambut guliran jengat rumput-rumput jarum yang membasah

bermain lincah menggoda sang olfaktorius

kalanya mentari serasa malu sua hingga gereja kecil pun tak hendak menyanyi

dan Desember pun datang lagi


it’s magnificient seven!

sebuah pijakkan kecil di hamparanNya yang demikian luas

Rabbi…

Rinjani pun hanyalah satu titik kecil dari langit Lombok

apalagi insanMu???

pantaskah ada gumam semua kuasa ada dalam genggamannya

tangan yang sejatinya sungguh rapuh

sungguh lemah

bahkan Roma yang kecil pun tak sanggup dibangun dalam waktu satu malam

absurd!

pantaskah Fir’aun merasa mulia

bila semesta bertutur

gumpalan mani pembentuknya begitu eksentrik

hanya yang mendapat izinNyalah yang memenangkan pertarungan

pantaskah Hitler yang bermuka pucat dan pesakitan di masa kecilnya

mengagungkan kredo dan berpropaganda

bahwa dialah Tuhan

hanya karena Stauffenberg gagal menjagalnya?

tapi kemudian butiran-butiran abses dengan begitu mudah menggeroti tubuhnya


merangkak

lalu berdiri seolah tlah mencapai kulminasi

kemudian jatuh sampai merana

tak hendak bangkit meski sakit

sampai semuanya kusut masai

sepi bahkan dalam ramai

dan Desember pun datang lagi


it’s magnificient seven!

serentak menghentak jarak

dalam ruang-ruang qona’ah

meski riuh tersamar berkelebat mata-mata bening

nurani berucap santun

dan Desember pun datang lagi


menghamba

Rabbi…

jangan henti ajari memujiMu dalam tiap debaran

dalam tiap getaran

dalam tiap kerlipan

tumbuhkan tanah-tanah tandus di pahatan cinta

terbangkan pasir-pasir dengki hingga tiada lagi tersisa ruang

karena dalam dada pecinta sejati

tak kan terkumpul dua massa

dan Desember pun datang lagi