Credits to

Powered by Blogger

Saturday, February 10, 2007

Jejak-Jejak Pengharapan

Menangis aku
di haribaanMu
terdampar dalam galaksi antah berantah

Bertanya
siapa yang merindu?
sedang jiwa dalam gulita

Bergetar
di titian penantian tak berbatas
tak kuasa
menggapaiMu
tiada ingin dengan daya residu

Karena Kau sungguh kucinta
Kau adalah pelitaku
Kau kekuatan terbesarku
Kau selalu sayangi aku
meski Kau saksikan diriku
tiap kejapnya dalam gelimangan noda

Kau bahkan selalu menghadiahiku
dengan limpahan kejutan tak terduga

aku setitik air di samuderaMu nan luas
pantaskah ku berharap ada dalam pelukMu???
andai saja ada masa di mana
ku dapat menatapMu
pasti ku kan luruh

-Deasy RoSalina-

5 comments:

Iko said...

Betapa sayangnya DIA kepada kita.

Anonymous said...

hmm.....

karya yang FANTASTIK!

teruslah berkarya Saudariku

Anca Syah said...

Dek...
nikmat mana lagi yang bisa kita ingkari dari Nya.
Jika kita membicarakan nikmat dari-Nya tiada akan habis. tapi apa yang telah kita berikan kepada Dia ???

Wiet said...

Puisinya keren bener eeeuuyyy :)

RoSa said...

@M'Iko : sangat mba...senista apapun kita...:(

@Anonymous : terima kasih,mohon doanya agar lahir karya2 yang lebih baik lagi

@B'Anca : iya Bang, mengaku hamba, tapi sama sekali jarang tuk bersyukur...

@M'Wiet : biasa aja ah Mba :D