Credits to

Powered by Blogger

Friday, June 22, 2007

Dhaif


Ada sesak yang berserak
Di balik bilik yang berbisik


Ada pijar yang menggelegar
Di gemilang bintang nan gemintang


Ada gersang yang menyerang
Di tepian sampan Hatuhuran


Ada simak yang menyelak
Di sudut mulut yang menyahut


Ada percik yang gemericik
Di rinai yang menyemai badai


Ada renung yang bersenandung
Di tengah rekah yang menyembah



Ada
Haqqul yaqin
Ada
Entah di mana?


Waimital, 17 Juni 2007

5 comments:

ES alias WH said...

Dek,

Jika pada ada
kau berdiri
tentu lelah yang kan menghampiri

Jika pada tiada
kau bersembunyi
tentu sunyi yang kan menemani

karena ada dan tiada
adalah jejak semesta-sejati
dan kita
terlahir dari rahimnya

iDi@N - iPpEN said...

Rosaa..
Ada Idian Efendi disini
heuheueu gak ngerti maksud puisinya :P maklumlah ippen bukanlah pujangga :D
*heheheehe

Ady said...

Ada ruang yang membentang
untuk di explore....
haha ga nyambung..
Met PTT ya Rosa..
Pulau Seram... mudah2an tidak seseram namanya
Enjoy..

kabul said...

kalau ada sumur diladang, bolehlah kita menumpang mandi

kalau rosaku gak pulang, aku males gosok gigi


~kabul~
FMIIW
(F * * * Me If I'm Wrong)

Ree said...

lapor,
udah ngasi komen...

hehe