Credits to

Powered by Blogger

Monday, October 08, 2007

Bukan Batu Biasa

Di satu malam dengan hujan deras yang disertai gemuruh petir, mantri gigi yang sudah enam belas tahun bekerja di Puskesmas Waimital itu tiba-tiba saja mendapatkan mimpi yang aneh. Ia bermimpi ada satu bintang di langit yang meluncur ke kebun kacang tepat di belakang rumahnya di negeri Hatusua. Tanpa menggubris mimpi tersebut, keesokan harinya ia memang berencana untuk memanen kacang tanah di kebun belakang rumahnya itu. Tak seperti saat panen-panen sebelumnya, ia merasakan kesulitan yang amat sangat ketika berusaha mencabut kacang-kacang di kebunnya dari tanah. Ketika kacang-kacang itu telah berhasil ia cabut, betapa kagetnya ia kala mendapati sebuah batu berbentuk aneh di bawahnya.


Konon, batu tersebut sangat terkenal di Maluku karena tidak sedikit orang yang memilikinya. Orang Maluku biasa menyebutnya sebagai batu guntur karena batu tersebut merupakan batu yang jatuh ke bumi pada saat terjadi hujan badai disertai petir. Ada juga versi yang menyebutkan bila batu guntur itu adalah batu yang terdapat di bumi yang pecah akibat adanya petir yang keras. Batu itu berbentuk gigi seri orang dewasa, halus, sangat licin, serta memiliki dua warna yaitu hitam dan hijau pekat.


Batu ini ternyata bukan batu biasa. Selain sangat baik digunakan untuk mengasah parang karena tingkat kekerasannya melebihi besi baja, syahdan, orang yang memegang batu ini bisa memiliki ‘kekuatan’; tidak akan berdarah bila disilet, tidak putus rambut bila dipotong, dan lain-lain. Tak heran bila batu guntur kepunyaan Pak Mantri tersebut pernah ditawar orang dari Jakarta seharga satu milyar rupiah. Tadinya, Pak Mantri telah setuju untuk menjual batu tersebut, tetapi istrinya melarang dan menghendakinya untuk tetap disimpan. Semenjak itu, menurut pengakuannya, ‘kekuatan’ batu guntur yang dimilikinya menjadi berkurang. Efek yang dihasilkan ketika memegang batu tersebut menjadi berselang seling atau terjadi secara diskontinuitas; dipegang pertama memiliki efek, dipegang selanjutnya tidak memiliki efek, dan seterusnya.


Entah bagaimana mekanisme yang terjadi hingga batu tersebut memiliki ‘kekuatan’ seperti itu. Adakah peran elektron-elektron yang dimiliki oleh batu guntur dan diperkuat oleh energi listrik dari petir? Lalu, bagaimana menjelaskan efek diskontinuitas yang terjadi akibat adanya perselisihan orang-orang di mana batu tersebut berada? Apakah benar batu tersebut juga dapat menyerap aura dari orang-orang di sekitarnya? Mungkin orang-orang yang berkompetensi di bidang fisika dapat menjelaskannya dengan lebih baik. Wallahu’alam bishshawab.


12 comments:

Dimas said...

Ass wr wb,

Wah ternyata batu tersebut memiliki kekuatan supranatural ya ? Hmm .. terus terang saya baru pertama kali ini mendengar kisah "batu guntur" tadi.

Mungkin batu tersebut memiliki unsur logam tertentu yg menyimpan energi elektromagnetik (EM) dari petir tadi; energi tadi memiliki kemampuan untuk menginduksi dan terinduksi oleh aura orang disekitar sehingga perilaku pun berubah dan karakteristik batunya berubah sesuai dengan kondisi orang disekitar. Elektronnya mengorbit inti atom harmonis dengan karakteristik energi EM-nya. Wallau alam bishawab

Mungkin perlu diteliti lebih lanjut x ya ?

Yah apapun teorinya yang jelas jangan sampai batu tersebut membuat pemiliknya menjadi musryik kepada 4JJ1.

Wass wr wb,

--Dimas

Andik said...

Yang jadi pertanyaan adalah, kok bisa-bisanya dibeli 1 M ga dikasih.. :(

Dengan uang segitu kan bisa buat macem-macem, modal usaha/bisnis, beli rumah, beli mobil, biaya sekolah lagi, biaya nikah, dsb.. :D

Tapi penasaran juga, harusnya diadakan penelitian thu, susunan materialnya seperti apa? apakah terdapat kandungan radioaktifnya? kalo memang banyak tersebar di Maluku, bagaimana pola penyebarannya? atau kira-kira cocok ga kalo dibikin film Gatotkaca yg mempunyai otot kawat balung wesi tapi lemah jika didekatkan batu guntur ini (lhoo...).

-- susah dhe kalo musti dicari keterkaitannya dgn IT -_-' --

arifin ritonga said...

Kok tau lebih kuat dari besi dan baja? udah pernah diadu apa? tapi bener kata komentar yang diatas, sayang banget ga dijual. Satu milyar gitu loh! nol nya ada 9. Giga itu satuannya! (apaan sih gue). sorry ya Sa, ga bisa ngasih komentar yang ilmiah. out of my expertise nih...

Dimas said...

Sebagai tambahan, saya pernah dengar/baca kalau saat orang disilet atau dipotong gak apa2 karena ada semacam shield yang melindunginya dari luka; seperti dari medan EM gitu. Apa teraktivasi dari energi EM si batu tadi ya ??

Vic said...

Kayaknya ini batu ampuh juga, bisa buat senjata kebel donk?

Gw mau donk beli Cha, tapi murah2 aja, bilangin ama Pak Mantri, jangan jual mahal2, dijamin kalo dipegang ama gw efeknya manjur deh, xixixixi

Bakhrian syah said...

wah... tapi itu kejadian bener kan? pernah dicoba si bapak itu untuk digolok? hehehehe... pengen tahu kekuatan batu itu...

tapi yang pasti... apapun kekuatan dari batu itu... pasti datangnya dari yang Maha Kuasa

betul?

ichal said...

sumpeee tuuu 1M???

oh ya saya jg pernah dengar batu semacam ini, entah sama atau tidak ya?

katanya bisa juga dipakai sebagai alat uji untuk logam mulia seperti emas (kadar emas),,, betul gak si?

RoSa said...

@Ka Dimas : Gimana kalo disertasinya di US nanti penelitian soal batu guntur aja? nanti tak pinjemin batunya dari pak mantri :D

@Mas Andik : "biaya sekolah lagi, biaya nikah, dsb.. :D" jadi, biaya nikah dijadiin nomor bontot nih??? hehehe. Ya, mungkin saja batu itu sejenis batu dari planet Krypton yang bikin Superman jadi KO :D

@Bang Ipin : haduh si abang, dasar matre! liat angka 1M langsung deh matanya ijo :P

@Vicky : Kalo lo mau beli, daftar PTT aja ke SBB dulu ;))

@Mas Bakhri : BETULLL sekali :D

@Mas Ichal : wah, kalo itu saya juga kurang tau, saya jua baru dengar ada batu macam ini di dunia :D

angin-berbisik said...

ya ampun, untung itu batu nggak jatuh di tanganku....karena udah pasti aku nggak nyadar dan udah aku buang...hehehe
bayangin 1 M aku buang nih :P

Agam said...

Mirip ama batu merah delima. Pernah denger gak? Konon katanya yang memegang batu itu tidak mempan ditembak.
Untuk mengecek keasliannya biasanya ditaruh di dalam gelas berisi air, lalu ditembak dengan senapan laras panjang.
Dulu pernah ada liputannya di TV.
Tapi ternyata batu yang diliput itu palsu :(
Pertama waktu ditembak pake senapan murahan, gelasnya gak pecah. Tapi Setelah ditembak dengan senapan mahal, gelasnya pecah.
jadi blom pernah liat yg bener2 asli. Gak tau lagi kalo ada tingkat kemampuannya, misalnya kuat menahan senapan yang murah doank. Allahua'lam bishowab.
Aku gak seberapa paham masalah ini.
Dan gak mau terlibat didalam hal2 aneh2 gini :)

sipjgouting said...

wah... batunya ponari toh?? :D

Anonymous said...

wah saya justru pengin jual batu petir,tapi sudah di bentuk batu cicin.batunya ada di kal-sel.yang serius mau beli hubungi saya:087880999317. (RAHMAN)